Selasa, 02 Juli 2013

METODE PENEMUAN TERBIMBING (GUIDED DISCOVERY) DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Yuliyanto
Paradigma baru dalam pembelajaran menuntut perubahan proses dari pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered) menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centerd). Pembelajaran yang berpusat pada siswa harus memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa untuk membangun pengetahuan baru berdasarkan pengetahuan yang telah dimilikinya. Berdasarkan kurikulum berbasis kompetensi, terdapat 7 (tujuh) komponen utama dalam pembelajaran yang berpusat pada siswa, salah satunya adalah penyelidikan (inquiry) (Depdiknas, 2002: 5).



Selanjutnya dalam tulisan ini akan digunakan istilah discovery untuk menyatakan penemuan, dan bukan inquiry. Ini dikarenakan di dalam matematika istilah pembelajaran dengan penemuan (discovery learning) lebih dikenal dengan bai

Senin, 01 Juli 2013

MENSIKAPI HASIL UJIAN NASIONAL DENGAN BIJAK



Oleh : Muhamad heri wibowo,S.T.

Hajatan tahunan di dunia pendidikan yaitu Ujian Nasional baru saja berakhir. Berbagai upaya dilakukan untuk mensikapinya mulai dari persiapan maupun saat pelaksaan dilakukan baik oleh pemerintah, satuan pendidikan, siswa maupun kita sebagai seorang guru. Hasil ujian nasionalpun telah diterbitkan oleh pemerintah dengan hasil yang berbeda baik dari masing-masing satuan pendidikan maupun masing-masing peserta didik. Namun bukan berarti bahwa upaya ataupun usaha telah berhenti sampai di sini. Kalau sebelum dan saat pelaksanaan saja kita upayakan sekuat tenaga maka pasca Ujian Nasional pun juga harus kita lakukan beberapa upaya untuk mensikapinya. Kamudian apa sikap yang harus diambil setelah kita semua mendapat hasil dari ujian nasional.

Senin, 27 Mei 2013

Menjadi Guru Matematika untuk Muridku



Menjadi Guru Matematika untuk Muridku
Di dalam dunia pendidikan terutama pendidikan formal murid adalah komponen yang paling penting. Jika tidak ada murid maka sekolah, kepala sekolah maupun guru pasti juga tidak ada. Paradigma bahwa murid adalah komponen yang paling penting dalam dunia pendidikan harus digemakan secara terus-menerus. Murid harus dibimbing untuk menjadi manusia yang sungguh manusiawi. Seperti hakekat pendidikan menurut Driyarkara “ Memanusiakan Manusia Muda”.

Selasa, 30 April 2013

MENGEVALUASI SISWA DENGAN BENAR MENGHINDARI ”COMPLAINT ”



Oleh  Y Kristi Hartono



Sebuah proses pembelajaran oleh guru akan diakhiri dengan suatu evaluasi atau tes untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyerap materi pelajaran yang diterima. Hasil evaluasi akan menghasilkan nilai yang merupakan representasi  dari pencapaian prestasi siswa.
          Dalam pemberian nilai kepada siswa, apabila tidak dilakukan dengan proses yang benar dapat memunculkan masalah dan kesulitan guru ketika menghadapi komplain, baik dari siswa maupun orang tua siswa. Guru terkadang menganggap mudah dan merasa sudah hafal dengan kemampuan anak didiknya baik perkembangan berfikirnya maupun kemampuan akademisnya. Alasan bahwa guru telah mempunyai pengalaman mengajar yang cukup lama menyebabkan dalam memberikan nilai dari sebuah evaluasi tidak terprogram dengan baik. Ia hanya mengandalkan perasaan (feeling) semata. Belum lagi dengan tenggang waktu yang terbatas dan materi cukup padat menyebabkan seorang guru akan menggunakan cara yang paling mudah dan cepat namun tidak mempunyai alasan yang kuat.

Membuat Anak Suka Matematika

oleh : Diana Wahyu Latri,S.T.

Matematika ...merupakan suatu mata pelajaran yang bagi anak – anak merupakan suatu pelajaran yang menjadi momok menakutkan. Tapi ada juga siswa yang menyenangi pelajaran ini karena mungkin merupakan suatu tantangan dan siswa yang menyukai pelajaran ini memperoleh kepuasan setelah berhasil memecahkan suatu soal. Bagi siswa yang tidak menyukai pelajaran ini mungkin mereka menganggap bahwa pelajaran matematika sulit, rumit dan membuat kepala pusing. Padahal untuk bisa lebih mudah memecahkan soal – soal pada awalnya anak harus menyukai pelajaran ini. Caranya bagaimana ?
Pembelajaran Matematika di kelas 9A SMPN 1 Dukun


MENJADI GURU YANG BAIK

Oleh : Rumiyatun


Agar proses belajar mengajar mendapatkan hasil yang memuaskan bagi para siswa, cobalah langkah berikut ini:
1.       Buat rencana mengajar dalam seminggu ke depan
2.       Perbaharui rencana pengajaran setelah dan sebelum mengajar.
3.       Tidur cukup setiap hari agar suasana hati kita terjaga.
4.       Rencanakan pengajaran dalam tim, konsultasikan pada rekan sesama guru.